Manfaat Memanah, Salah Satunya Membakar Kalori

Hukum Olahraga Memanah

Memanah menjadi gandrung dengan kampanye bahwa memanah adalah olahraga sunah. Olahraga memanah memang dilaksanakan di zaman Rasul. Dulu Rasulullah SAW pun pernah kesal lantaran ada pemanah handal  yang menyia-nyiakan kemampuannya.

Rasul menafsirkan Q.S. Al Anfal ayat 60 yang berbunyi, “Siapkanlah untuk menghadapi mereka kekuatan apa saja yang kamu sanggupi.” Sebagai berikut: “Ketahuilah, sesungguhnya yang dimaksud dengan kekuatan itu adalah memanah.” Ucapan tersebut, Rasul katakan berulang-ulang.

Zaman dulu, panah digunakan sebagai senjata dalam berperang. Kondisi di mana yang mana membuat umat Muslim harus mampu melaksanakannya. Hingga sebagian ulama mengartikan bahwa memanah adalah budaya Rasul zaman dulu dalam menghadapi perang. Maka sebagian ulama meyimpulkan bahwa hukumnya mubah atau boleh.

Manfaat Olahraga Memanah

Meskipun hukumnya boleh, memanah memiliki segudang manfaat untuk kesehatan jiwa dan raga. Terkait keamanan, bahkan menurut Archery Trade Association bahwa memanah adalah olahraga yang jauh lebih aman daripada sepak bola, tennis atau basket.

Berikut adalah manfaat  memanah:

  1. Meningkatkan fokus

Jelas bukan, bahwa dalam memanah kita diajak untuk membidik satu titik. Kalau tidak fokus jelas tidak kena sasaran. Dengan memanah, makan fokus kita menjadi meningkat. Dalam kehidupan sehari-hari pun kita menjadi terbiasa untuk fokus.

  1. Melatih kesabaran

Jika kita melakukan segala sesuatu dengan terburu-buru, memanah cocok sekali untuk melatih diri menjadi lebih sabar. Sebab, memanah melatih kesabaran. Jika tak sabar, anak panah yang dilepas tak mengenai sasaran.

  1. Membakar lemak

Tidak percaya, hanya dengan panahan dapat membakar lemak? Bukankah panahan hanya melejitkan busur? Selain itu, badan tetap pada posisi yang sama. Menurut www.fetscret.co.id, bahwa panahan membakar kalori dalam tubuh. Bahkan lebih besar sedikit daripada kalori yang dibakar ketika berjalan 5,5 km/jam.

Selama 5 menit panahan, akan membakar kalori 24 kalori. Jika 10 menit, 49 kalori. Jika 15 menit 74 kalori. Jika 30 menit, 147 kalori dan 1 jam 294 kalori.

 

  1. Kekuatan tubuh bagian atas

Menarik bususr menghasilkan tekanan pada kedua otot tangan, otot dada, bahu dan punggung. Saat memanah, sebelum anak panah dilepaskan, ada proses penahanan terlebih dahulu untuk membidik sasaran. Hal tersebutlah yang menguatkan tubu bagian atas.

Masih banyak manfaat dari memanah. 4 poin di atas hanya sebagian saja. Mulai berminat memanah? Jangan hanya memanah hati si dia. Eaa… Di mana kita dapat berlatih memanah? Johnsto memberikan fasilitas bagi yang ingin olahraga panahan. Jangan risau bagi pemula. Sebelum memanah, ada pengarahan dari Johnsto.

12 Teknik Dasar Memanah (Bagian 2)

Berikut lanjutan teknik memanah:

7. Anchoring

Merupakan teknik dasar memanah dengan tangan penarik tali dijangkarkan di dagu atau rahang.

8. Loading/Tranfer to Holding

Proses ini yaitu proses menransfer beban dari tangan ke otot bagian belakang. Proses ini tidak boleh lama karena akan membuat otot menjadi tegang.

9. Aiming and Expansion

Proses ini adalah proses membidik sasaran. Proses ini pun jangan terlalu lama, karena justru akan membuyarkan fokus. Waktu ideal proses ini yaitu 1-3 detik. Pada proses ini, punggung harus tetap tegak, tidak membungkuk ataupun melengkung ke belakang. Tidak pula miring ke samping kanan maupun kiri.

10. Release

Release adalah gerakan melepaskan tali busur dengan cara merilekskan jari-jari penarik tali. Release yang baik, akan menyebabkas.n anak panah meluncur dengan mulus.

11. Follow-Through

Proses ini merupakan proses alami setelah melakukan release dan dilakukan secara wajar. Follow-through yang dilakukan berlebihan, menandakan adanya indikasi kesalahan pada release.

12. Fedd Back

Proses ini merupakan proses relaksasi setelah melakukan tembakan kemudian penyiapan pada tembakan berikutnya.

Demikian 12 teknis dalam panahan. Semoga bermanfaat. Jika sudah tak sabar ingin mencoba, bisa datang ke Johnsto Horse and Resto. Di sana akan diajarkan teknik-teknik dasar memanah.

 

12 Teknik Dasar Memanah (Bagian 1)

Memanah merupakan olahraga dengan prinsip dasar melepaskan anak panah untuk menuju target. Alat yang dibutuhkan untuk memanah hanya 2  yaitu busur dan anak panah. Memanah mempunyai banyak manfaat. Supaya mendapatkan manfaat, maka teknik yang dilakukan harus benar.

Secara komperehensif, menurut Kesik Lee, (2007) terdapat 12 teknik memanah. Berikut ini adalah 12 teknik memanah:

  1. Stance

Stance adalah posisi kaki pada lantai dengan menitikberatkan badan dan ditumpu pada kedua tungkai kaki secara seimbang. Syarat kaki yaitu jarak kedua kaki selebar bahu, ejung kaki menyentuh garis khayal dan kedua lutut dalam keadaan rileks.

  1. Nocking the Arrows

Gerakan menempatkan gandar pada sandaran panah dan pada tempat anak panah anak panah . Hal yang perlu diperhatikan yaitu bulu indeks menjauhi sisi jendela busur, dan sela pada pangkal panah harus masuk ke tali.

  1. Hooking and Gripping the Bow

Yaitu menempatkan jari pada tali setelah anak panah terpasang. Jari yang ditempatkan yaitu jari telunjuk, jari tengah dan jari manis dengan posisi anak pangkal anak panah berada di antara jari telunjuk dan jari tengah.

  1. Mindset

Mindset ialah proses olah pikir dalam rangka pembangunan mental. Sehingga pemanah sebelum melepaskan anak panah percaya diri dan tetap rileks.

  1. Set-up

Merupakan gerakan tarikan awal pada tali busur. Tekanan jari-jari tangan berbeda-beda, untuk telunjuk 30 %, jari tengah 60 % dan jari manis sebanyak 20 %.

  1. Drawing

Setelah tarikan awal, kemudian berlanjut dengan drawing yaitu  geraka lanjutan dengan menarik tali busur hingga menyentuh dagu, bibir atau hidung.

Tempat Pelatihan Kuda dan Memanah di Jogja

Apa saja Manfaat Olahraga Berkuda dan Memanah?

Kedua kegiatan ini, yaitu berkuda dan memanah termasuk olahraga tertua di Indonesia. Berkuda sendiri telah ada sejak pada zaman romawi. Khusus penggemar berkuda di Jogja, tak perlu risau untuk mencari tempat pelatihan kuda dan memanah di Jogja.
Berkuda menjadi favorit banyak orang, karena adanya daya tarik tersendiri pada saat menunggangi kuda, selain daya tarik atau kepuasan, berkuda memberikan manfaat kesehatan baik kesehatan secara fisik, secara emosional atau pun secara mental.
Dengan berlatih memanah, terdapat berbagai manfaat seperti, dapat meningkatkan kefokusan serta ketajaman mata. Menguatkan bahu. Olahraga memanah akhir-akhir ini menjadi trending kembali, setelah agak lama memudar. Tak banyak orang yang suka olahraga memanah, karena terlalu banyak menonton film yang mempertunjukkan memanah.

Tempat Pelatihan Kuda dan Memanah di Jogja yang Paling Asyik

Di Indonesia sendiri, ada tempat pelatihan kuda dan memanah di Jogja. tempat yang digunakan untuk berlatih berkuda sekaligus memanah dapat dibilang belum terlalu banyak. Karena berkuda dan memanah membutuhkan lahan yang benar-benar luas. Sehingga pada umumnya hanya ditemukan latihan berkuda saja atau latihan memanah saja.
Namun, di Jogja Sendiri, terdapat tempat yang menyediakan pelatihan berkuda sekaligus dengan memanah, yaitu di Johnsto yang merupakan singkatan dari jogja horse dan resto. Di Johnsto, terdapat tempat khusus yang digunakan untuk pelatihan berkuda. Tempat berkuda memiliki desain yang unik, bisa dibilang desainnya seperti konsep Ranch atau seperti tempat-tempat koboi yang ada di televisi-televisi.
Johnsto terletak di Kutu Patran, Sinduadi, Mlati Kabupaten Sleman. Lokasinya yang bisa dibilang strategis yaitu berada di belakang kawasan Jogja City mall, membuat para pengunjung baik yang menggunakan roda dua atau roda empat, tidak akan sulit dalam menjangkau lokasi Johnsto.

Tempat Pelatihan Kuda dan Memanah di Jogja Terjangkau

Bagi pengunjung yang hanya sekedar penasaran dan ingin melihat-lihat saja, maka tidak akan dikenakan tarif meskipun memasuki area berkuda atau area pelatihan kuda. Namun, jika pengunjung ingin menunggangi kuda maka akan dikenai tarif Rp. 30.000 untuk kuda dengan ukuran sedang. Adapun jika pengunjung ingin menunggangi kuda ukuran besar, maka tarif yang dikenakan sebesar Rp. 35000.
Johnsto juga menyediakan latihan memanah. Pelatihan memanah di johnsto terdiri dari beberapa sesi seperti sesi berlatih memanah dasar. Setiap sesi memiliki durasi waktu 10 menit dengan tarif Rp. 10.000. pada sesi tersebut pengunjung bisa ditemani dengan pelatih, atau pun melakukan pahanan sendiri. Di johnsto, lokasi tempat memanah, juga disediakan cukup luas sehingga pengunjung tidak akan berdesakan.
Pelatihan memahan di Jonsto ini masih pada tahap pelatihan memanah dasar, oleh karena itu, durasi yang diberikan hanya 10 menit.
Pengalaman berkuda dan memanah di Jogja Horse Resto ini, menjadikan pengunjung bisa menikmati sensasi yang berbeda. Pengunjung bisa latihan berkuda, apabila durasi berkuda telah habis, pengunjung bisa berganti berlatih memanah.
Selain latihan berkuda dan memanah, Johnsto memberikan suasana resto yang mendukung dengan tempat berkuda atau memanah. Desain pada resto memberikan efek yang segar kepada pengunjung dilengkapi dengan berbagai menu khas yang bisa menjadi andalan dari Jogja Horse Resto.
Pengunjung bisa melakukan swafoto dengan kuda jenis poni yang telah disediakan khusus untu berfoto. Kuda jenis ini tidak bisa dinaiki karena memiliki postur tubuh yang pendek dan kecil. Bagi pengunjung yang memiliki hasil jepretan foto bagus, akan di tampilkan di galeri Johnsto. Di galeri johnsto. Latar belakang pada setiap area johnsto membuat swafoto menjadi lebih menarik.
Itulah sedikit ulasan mengenai tempat pelatihan kuda dan memanah di Jogja. Semoga Bermanfaat.